Thursday, April 14, 2011

Kamu dan Aku. Ini Kita. Bukan Cuma Kamu atau Aku.

Assalamualaikum

29 Maret 2011
Sore itu aku posting cerita tentang aku dan kamu. Judulnya :'), artinya menangis terharu. Cerita itu bukan fiktif. Cerita itu benar-benar terjadi. Pelaku kisah itu juga benar-benar ada, yaa..aku dan kamu benar-benar ada. Cerita itu aku tulis soalnya aku kangen kamu setelah lama hilang kontak. Malemnya, kamu nyapa aku. Trus aku copy link cerita itu dan minta kamu untuk baca.

Tanggapan kamu setelah baca kisah itu, "terharu..pengen peluk.."
"Yaa..aku juga pengen peluk. Aku kangen..."

8 April 2011
Beberapa hari setelah cerita itu aku post, komunikasi kita gak berjalan lancar seperti biasanya. Kamu sering cuekin aku. Di sisi lain, aku usaha setengah mati untuk ngehubungin kamu tapi semua sms dan YM aku gak dijawab. Sampe akhirnya hari Jumat, 8 April itu kamu nyapa aku lagi. Gak banyak yang diomongin. Cuma seperti biasa, kamu minta foto dan aku bilang gak mau. Setelah itu kamu bilang, "Ya udah, kamu ati2 yaa.." trus kamu ilang.

As always, aku tetep usaha ngehubungin kamu. Tapi gak ada jawaban dari kamu. Akhirnya aku capek dan ikutan diem.

Sediem-diemnya aku, aku masih sesekali coba tanya ke kamu, "Ada apa sih? Kenapa kok diem aja? Ayoo donk diomongin.." Lain aku, lain kamu. Sediem-diemnya kamu, kamu bakalan tetep diem. Yep...DIAM! Gimanapun kerasnya usahaku buat ngajakin kamu diskusi, kamu bakal tetap...DIAM.

12 April 2011
Masih belum ada kontak. Siangnya aku sms, "Aku kangen.. :("
Kamu, diem.

Sorenya aku sempet ketemu Kamu. Aku nyapa, "Halo..kamu sombong deh"
Aku gak sempet liat ekspresi kamu.
Yang aku tau..kamu, diem.

13 April 2011
Tetep gak ada kontak dari kamu. Malem, aku sms kamu, "Baikan yuk..akur yuk..temenin aku makan kari yukk, aku yang traktir deh. Sayaang kamuu.. :*"

Surprisingly, YMku bunyi. Nama kamu nongol di layar ipod aku.
"Yang berantem itu siapa? Kita cuma beda prinsip. Kasian kamunya."
Aku jawab, "Kalo kita sama-sama hitam atau sama-sama putih, kita gak akan saling belajar dan saling mengisi. Justru karena kita beda warna, kita bisa saling menghiasi. " Aku yakin setelah itu gw bakalan didiemin lagi.
Ternyata bener, kamu cuma jawab, " :) " Setelah itu, DANG.. KAMU DIAM!! KAMU ILANG!!

Apa ada masalah antara aku sama kamu?
Aku masih sayaaang sama kamu. Sayaaang bangeett.. Aku gak ngerasa ada masalah, aku bahkan gak mau menciptakan masalah. Aku gak suka berantem, aku pengen akur. Tapi kamu?? Keinginan kamu untuk mendapatkan apa yang kamu mau terlalu besar. Egonya terlalu besar sampe kamu gak mikirin aku. Kamu gak peduli dengan realita. Itu yang ngebuat kamu bilang, "kita beda prinsip"

So what?? Manusia emang diciptakan berbeda bukan? Apakah pelangi bisa terlihat indah karena dia hanya terdiri dari satu warna? Enggak kan? Pelangi bisa keliatan indah karena ada berbagai warna yang menyusunnya.

"Aku sayang kamu. Masih sama kaya dulu. Yang bikin aku kesel sama kamu bukan karena kita beda prinsip tapi karena kamu gak pernah mau ngomongin tentang kita. Apa yang terjadi sama kita. Apa yang kamu mau dari kita. Doa aku buat kamu masih terus aku panjatkan. Doa biar kamu bahagia, doa biar segala urusan kamu lancar, doa biar kamu selalu tentram."

"Ya Allah, hadirkan kedamaian di hati kami. Bimbinglah kami agar tetap di jalan-Mu. Jauhkan kami dari bahaya syetan dan hawa nafsu. Jadikan kami imam dan makmum yang senantiasa takut pada-Mu. Allah, jaga dia. Sampaikan salam padanya, sampaikan padanya bahwa hamba merindukannya. Rasa rindu yang tidak pernah berubah sejak pertama hamba tau bagaimana rasanya merindu. Jaga kami Ya Allah, amin."

Sayang kamu..

Wassalam

No comments:

Post a Comment